Merdeka...katanya!
Tetapi nyatanya?
Merdeka...katanya!
Realita nyatanya?
Perjuangan bersimbah darah
Demi satu kata yang diinginkan
Demi satu bangsa yang didambakan
Menjadi negara yang Mmeerdeka..!
Lampau bambu runcing ditangan
Tak kenal takut menumbangkan para penjajah
Kini uang ditangan
Tak kenal lelah menyisakan duka si miskin
Ialah hak segala warga negara
Negara hukum ceritanya
Tetapi hukum rimba realitanya
Kemerdekaan bukan sekedar ucapan yang mudah diucapkan
Kemerdekan harus dipertahankan
Kemerdekaan harus berlanjut
Tanpa dicampuri tangan-tangan kotor koruptor
Indah politik
Itulah yang banyak dikritik
Indahnya negara
Itulah yang didamba
Mentari timur mulai meninggi
Dan sang merah putih siap berkibar
Di langit indonesia
Biru meluas
Mmerdeka..merdeka
Ini bumi kecintaan
Ini tanah lahir kita
Dan ini tempat terakhir kita
Merrdeka..
#HUT RI ke-68
#indonesia merdeka
Selasa, 24 September 2013
Pesan sebuah seruling
mengapa setiap malam begitu sepi...
sepi begitu dekat
hingga tak menyisakan jarak
mengapa setiap malam begitu dingin..
dingin dalam renungan
menatap-menitip pesan yang tak terbalaskan
mengapa setiap malam penyesalan selalu muncul
muncul dalam benak
hingga ku teranak sedih
dari serambi tempatku terdiam
alunan suara lembut membalut sukma
alunan yang bercampur belaian angin
dipandu cahaya bulat bundar penuh
Irama,Rima,Imajinasi berkolaborasi menjadi
Indah,syahdu, dalam rasa
enkode-enkodenya terasa begitu menghanyutkan
hingga dekode-dekode terasa begitu nyata
Irama,Rima,dan syahdunya
seakan membawakan diri ini pada imajinasi tertinggi
seakan ingin menyampaikan apa yang tak mampu dibahasakan
seakan ingin ku bernyanyi"kasih tak sampai"
mengapa setiap malam selalu ada ceria di akhir
ketika bergantinya dunia nyata
berganti dunia tidur
dan ingin kusampaikan "aku cinta kamu"
sepi begitu dekat
hingga tak menyisakan jarak
mengapa setiap malam begitu dingin..
dingin dalam renungan
menatap-menitip pesan yang tak terbalaskan
mengapa setiap malam penyesalan selalu muncul
muncul dalam benak
hingga ku teranak sedih
dari serambi tempatku terdiam
alunan suara lembut membalut sukma
alunan yang bercampur belaian angin
dipandu cahaya bulat bundar penuh
Irama,Rima,Imajinasi berkolaborasi menjadi
Indah,syahdu, dalam rasa
enkode-enkodenya terasa begitu menghanyutkan
hingga dekode-dekode terasa begitu nyata
Irama,Rima,dan syahdunya
seakan membawakan diri ini pada imajinasi tertinggi
seakan ingin menyampaikan apa yang tak mampu dibahasakan
seakan ingin ku bernyanyi"kasih tak sampai"
mengapa setiap malam selalu ada ceria di akhir
ketika bergantinya dunia nyata
berganti dunia tidur
dan ingin kusampaikan "aku cinta kamu"
Langganan:
Komentar (Atom)
