Asap
menyelimuti disiang gelap
Menerjang
kekosongan hidup
Sugesti
terasa begitu dekat
Sejengkal
didepan mata
Imajinasi
menjadi majas
Agar
terasa jelas
Kubuat
perahu kertas
Tuk
kulajukan pada asap yang berterbangan
Dikursi
tua ini kududuk
Dengan
gitar sebagai pengiring khayalku
Dan
sepercik api kunyalakan
Tuk
berteman dengan segumpalan asap
Banyak
yang lalau lalang didepanku
Tanpa
tengokan kudapat
Dan
biarkan awan menyelimuti
Memberikan
kesejuka disiang ini
Aku
ini apa??
Mengapa
denganku?
Mengapa
meraka mengacuhkan
Tak
menganggapku ada
Hanya
berharap waktu tuk merubah
Merubah
situasi yang terjadi
Dan
biarkan detik
Memasak
pribadi unggulku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar